Sabtu, 18 Januari 2014

Kunci Syurga


Dalam sebuah hadis menceritakan, pada zaman dahulu ada seorang lelaki wukuf di Arafah. Dia berhenti di lapangan luas itu. Pada saat itu orang sedang melakukan ibadah haji. Wukuf di arafah merupakan rukun haji yang sangat penting. Bahkan wukuf di arafah disebut sebagai haji yang sebenarnya, karena jika seorang melakukan wukuf di padang arafah dianggap hajinya telah sempurna, meskipun yang lainnya tidak sempat dikerjakan.
Sabda RasulullahSaw :
“Alhajju Arafat” (Haji itu wukuf di Arafah)
Rupanya lelaki itu tadi masih belum mengenal islam secara mendalam. Masih dalam istilah ‘muallaf’. Pada saat orang itu berada di padng arafah, dia mengambil tujuh buah batu.
“Hai batu-batu, saksikanlah olehmu aku bersumpah bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah,” katanya.

Jumat, 29 November 2013

Kejujran Seorang Pedagang



Pada zaman tabi’in ada seorang pedagang perhiasan bernama Yunus bin Ubaid.
Pada suatu hari, Yunus bin Ubaid menyuruh saudaranya menjaga kedainya karena ia akan mengerjakan sholat. Ketika itu datanglah seorang Baduy yang hendak membeli perhiasn di toko itu. Maka terjadilah transaksi jual beli antara orang Baduy itu dengan penjaga toko, saudara Yunus.

Rabu, 30 Oktober 2013

Sombong Memusnahkan Pahala



Syidad bin Ausi berkata :
“Suatu ketika aku melihat Rasulullah saw sedang menangis, lalu aku pun bertanya kepada beliau, Ya Rasulullah, mengapa Engkau menangis?”
“Ya Syidad, aku menangis karena khawatir terhadap umatku akan perbuatan syirik. Ketahuilah bahwa mereka itu tidak menyembah berhala, tetapi mereka bersikap sombong dengan amal perbuatan mereka.” Jawab Rasulullah.


“Sebanyak 3.000 malaikat akan naik ke langit ketujuh membawa amal perbuatan manusia dari puasanya, sholatnya, dan sebagainya. Para malaikat itu mempunyai suara seperti lebah dan memiliki sinar bagaikan matahari.” Sabda Rasulullah.

Minggu, 29 September 2013

Sang Khalilullah



“Wahai anakku” sapa Ibrahim suatu hari kepada anak sulungnya (pertama). “Aku melihat diriku dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, menurutmu ta’wil apakah yang dikehendaki Allah dalam mimpiku itu?” Ibrahim, Nabi yang mendapat gelar Ulul ‘Azmi ini bukan tanpa alas an kenapa dia bertanya mimpi yang menjadi bunga sekaligus firasat dalam tidurnya. Mustahi bagi orang pilihan Allah untuk tidak tahu apa yang dikehendaki-Nya ketika Allah mengisyaratkan sesuatu. Singkatnya nabi Ibrahim ingin tahu reaksi dan tanggapan dari Ismail sang putra, apakah dengan kabar itu ismail gemetar, takut sebagai pengecut atau taat karena tahu bahwa apa yang dimimpikan ayahnya tak lain adalah ilham dari Alah sebagai perintah kewajiban bagi dua insane tersebut.

Selasa, 11 Juni 2013

Kubur Berkata KETIKA JENAZAH FATIMAH di Makamkan


          Dikisahkan bahwa sewaktu Fatimah r.a. meninggal dunia maka jenazahnya telah diusung oleh 4 orang, yaitu:
   1. Ali bin Abi Talib (suami Fatimah r.a)                                                                                   
   2. Hasan (anak Fatimah r.a)                                                                                                         
   3. Husain (anak Fatimah r.a)                                                                                                        
   4. Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a



Ketika jenazah Fatimah r.a diletakkan di tepi liang kubur, maka Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a berkata kepada kubur, “Wahai kubur, tahukah kamu jenazah siapakah yang kami bawakan kepadamu? Jenazah yang kami bawa ini adalah Siti Fatimah az-Zahra, anak Rasulullah Saw.”

Selasa, 12 Februari 2013

SEDEKAH UNTUK KELUARGA



Seperti diketahui, menurut islam, orang yang berpuasa dilarang bersetubuh di siang hari. Barang siapa melanggar larangan ini, di samping puasa yang bersangkutan batal, ia dikenakan sanksi (denda) memerdekakan budak. Apabila tidak menemukan budak, wajib berpuasa dua bulan berturut-turut, tanpa terputus. Bila tidak mampu, diharuskan memberi makan 60 orang miskin.